Jika kita memulai sesuatu dengan mengatakan “ AKU BISA “, pasti kita bisa. Maka kita sudah mengucapkan sesuatu yang positif yang akan membantu keberhasilan. Ditambah dengan semangat dan tekad yang tulus, maka tujuan atau cita-cita akan tercapai. Sebaliknya, mengeluh atau pesimis adalah perilaku negatif yang harus diubah pada saat memulai atau sedang mengerjakan sesuatu.
Suka mengeluh menunjukkan bahwa tekad kita mengerjakan sesuatu adalah “Lemah”. Pasti akan menghambat keberhasilan. Sebaliknya, optimis menjadi bahan bakar pendorong yang akan menghantar kepada kesuksesan. Optimislah dan yakin bahwa kita bisa menyelesaikan sebuah pekerjaan, kita bisa memiliki sesuatu yang kita inginkan, kita bisa meraihnya, dan kita pasti akan berhasil. Maka nilai positif sudah terpatri dalam pikiran kita.
Jika optimis diliengkapi dengan tekad yang tulus, maka usaha yang akan kita lakukan sudah memiliki pendorong yang ampuh/hebat. Kita akan termotivasi, meski pada saat-saat yang mengkhawatirkan. Orang yang mencapai kerberhasilan atau mewujudkan impian adalah “ Orang yang selalu optimis 100% “ bahwa dirinya mampu mencapai tujuan.
Kamis, 25 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
-
Apa itu Kesepakatan Kelas ? Kesepakatan kelas adalah Kesepakatan atau hasil diskusi dengan tujuan bersama dan proses pembelajaran antara si...
-
Film "Dear Frankie" seorang cilik Tuli Seorang anak tuna rungu berusia 9 tahun selalu berpindah-pindah tempat tinggal bersama ibu...
-
Semesta kilau auramu Melantunkan sebuah ras dikabulkan Bebuah gejolak jiwa dan cita Sungguh ingin ku raih impianku Tlah tiba d...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar